Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Oct 29, 2014 in Blog | 0 comments

Fun Storytelling Project (Fourth Week)

Hai, adik-adik!

Jumpa lagi yaa dengan kakak-kakak XL Future Leaders dan Buku Berjalan.
Sekilas mengenai training keempat kemarin.

Training keempat kemarin, adik-adik SD N 1 Pagi Pejaten Barat hanya 5 orang yang bisa hadir huhu. Adik-adik lainnya kelelahan akibat aktivitas renang dari sekolah pada hari Jumat sebelumnya. Meskipun hanya 5 adik yang datang, kegiatan training masih tetap fun dan asyik lho. Wah ngapain aja sih?
Tak kenal, maka tak sayang. Jadi, kami pun memulai dengan kenalan untuk kabar masing-masing hehe. Kali ini, adik-adik diminta sebutin kabar lalu memperagakan gaya pahlawan mereka. Ada yang memperagakan superman, batman, hingga popeye.

Setelah itu, kami pun segera main games. Ada 2 games sebagai permulaan kegiatan. Yang pertama adalah games “yang dapat, merangkai 1 kata jadi cerita”. Cara mainnya adalah kami duduk dalam lingkaran. Kemudian, 1 orang mengatakan 1 kata, lalu melempar pulpen ke siapapun yang ada di lingkaran, dan kemudian orang terpilih tersebut harus melanjutkan 1 kata saja untuk membuat sebuah cerita hanya dengan jeda waktu 3 detik. Lalu, ia harus melemparkan lagi pulpen kepada teman-teman lainnya. Nah, kalau mereka tidak bisa menjawab dalam 3 detik, mereka pun keluar dari lingkaran. Wah, cerita yang dibuat jadi lucu-lucu lho. Salah satu kalimatnya adalah: ibu-pergi-ke-pasar-tetapi-tidak-bawa-uang. Lalu, ibu-ke-atm-ambil-uang.

Lalu, kami pun kemudian mengganti games angka. Tentu masih tetap duduk dalam lingkaran yang sama. Nah, games kedua adalah “ganti angka terpilih dengan tepuk tangan”. Cara mainnya adalah, kami mulai berhitung dalam lingkaran, tetapi ada kesepakatan untuk tidak mengucapkan angka tertentu. Nah, ketika kita mencapai angka tersebut, angka diubah menjadi tepuk tangan. Misalnya, kami sepakat untuk tidak mengucapkan angka tiga, enam, dan Sembilan. Jadi, setiap berhitung dan menemukan angka tersebut harus tepuk tangan. Namun, bila ada 2 digit, seperti 33, maka tepuk tangan menjadi 2 kali. Bila melakukan kesalahan, maka adik tersebut harus keluar dan di akhir harus joget 10 detik bersama adik-adik yang kalah lainnya. Wah perlu konsentrasi tinggi nih, tapi tetap seru dan penuh tawa.

Setelah puas main 2 games, kami pun masuk ke training storytelling. Namun, di awal, kami semua menyepakati dulu apa saja yang menjadi kriteria ideal seorang storyteller yang baik, yang sama-sama ingin kita capai bersama. Setelah itu, adik-adik diberi waktu 30 menit untuk membaca 2-3 halaman dari buku cerita yang mereka pilih.
Pada saat bercerita, adik-adik sudah mulai memiliki poin-poin yang disepakati di awal, meski belum semua. Ada yang berani, ada yang suaranya sudah keras, ada juga yang punya intonasi yang keren. Yang paling hebat adalah, adik-adik tidak melihat-lihat buku lagi dalam bercerita. Keren yaa! Setelah itu, adik-adik diminta menilai dan mengevaluasi satu sama lain untuk bisa memperbaiki kemampuan story telling mereka.
Karena waktu sudah selesai, akhirnya kakak-kakak membagikan permen-permen enak kepada adik-adik, daan yang juga ditunggu-tunggu yaitu foto bersama.

Training keempat selesai, dan kamipun akan bertemu lagi di training kelima tanggal 1 November.

Tunggu cerita kami selanjutnya!

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>