Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Sep 10, 2014 in Blog | 0 comments

Kunjungan ke Lombok Timur

Kunjungan ke Lombok Timur

Halo sahabat Buku berjalan!

Wah udah lama banget ya kita ngga update tentang kegiatan-kegiatan Buku berjalan hehehe…

Ada cerita baru nih, Agustus 2014 yang lalu, Buku berjalan berkesempatan untuk main ke salah satu Taman Bacaan Pelangi yang didirikan sama Kak Nila tanzil itu loh! Buat yang belum tau, Taman Bacaan Pelangi itu adalah sebuah proyek sosial yang memfokuskan untuk membuat perpustakaan yang ditujukan untuk adik-adik kita yang ada di wilayah Indonesia timur.

Lebih tepatnya, kita berkesempatan untuk main ke Taman Bacaan Pelangi yang ada di Desa Perigi, Lombok Timur. Kurang lebih sebanyak 40 buku kita tambahkan untuk perpustakaan yang udah dibangun oleh Taman Bacaan Pelangi. Di desa ini, taman bacaan tersebut dikelola oleh ibu Eka yang juga dibantu oleh teman-teman yang tergabung di Sanggar Putra Suwung.

Setelah proses penyerahan buku dan perkenalan, teman-teman dari sanggar sempat sharing tentang kegiatan yang mereka lakukan sehari-hari loh. Sanggar tersebut mereka jadikan wadah untuk melakukan berbagai kegiatan mulai dari penanaman pohon untuk pelestarian lingkungan sampai dengan belajar untuk melestarikan budaya seperti gendang beleq yang terkenal dari suku sasak.

Kita juga sempat diajak mengunjungi kawasan rumah adat sasak loh sama teman-teman dari sanggar! tepatnya di desa adat Limbungan, wah seru banget nih kita diperbolehkan untuk lihat-lihat keadaan di dalam rumah adat tersebut. Rumah adat suku sasak tersebut mempunyai pintu didepan rumah yang bentuknya agak rendah dari bangunan didalamnya, jadi siapapun yang masuk harus membungkuk seolah memberi salam kepada yang punya rumah.

Oh iya, selama disana kita menginap di rumah pak Nasri, beliau adalah kepala sekolah di SMA Perigi. Jadi kita sempat diajak untuk main dan berbagi cerita sama teman-teman yang ada di sekolah, hmmmm cerita apa yaaa…hihi sempet bingung juga nih! AKhirnya kita ngobrol-ngobrol tentang gimana sih cara menambah pemasukan bagi masyarakat di desa dengan memajukan pariwisata, pastinya yang utama adalah pelatihan dan pendidikan dong! Contohnya nih, kalo mereka rajin belajar bahasa inggris kan bisa berkomunikasi dengan baik sama turis-turis yang datang berkunjung ke desa mereka. Selain itu kita juga sharing dan memotivasi mereka untuk bisa mewujudkan cita-citanya, hihi jadi inget sama adik-adik di sd Al-hidayah jadinya… Mereka bilang nih waktu kita lagi cerita-cerita “iya kak, kata pak ustad Man Jadda Wa Jada.” nah bener banget tuh, yang berusaha dengan sungguh-sungguh pasti akan berhasil!

Di hari ketiga, kita harus pamit pulang nih sama teman-teman di desa Perigi. Terima kasih ya kita sudah diterima dengan baik selama kunjungan kesana, kapan-kapan kita main lagi ya kesana! Semoga buku-bukunya bermanfaat dan kalian masih semangat untuk mewujudkan cita-citanya.. See ya!

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>