Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Nov 3, 2014 in Blog | 0 comments

Minggu Ke-6 Training bersama XL Future Leaders!

Hai, adik-adik semua!
Kembali lagi nih dengan Buku Berjalan dan juga XL Future Leaders! Yap, sabtu lalu ialah training kelima yang bisa berjalan dengan tentunya FUN. Menyenangkan. Meskipun, ada sedikit kendala komunikasi yang menyebabkan hanya 1 adik dari SD N 1 Pejaten yang datang.
Di training kelima kali ini, Kak Yola mengajak salah satu teman yang berasal dari Singapura bernama Kakak Xiao. Kakak Xiao memang tidak bisa berbahasa Indonesia, tetapi Kak Xiao ikut menghebohkan games serta menjadi audience serta teman yang baik untuk Widiana, satu murid yang datang untuk training lalu.
Training dimulai dengan perkenalan antara Widiana, Ka Xiao, serta Ka Yola. Lalu, Ka Yola menceritakan sekilas mengenai training fun storytelling kepada Ka Xiao, dan Ka Xiao sangat tertarik lho dengan training ini. Dia berharap bisa datang dan membantu lagi di waktu-waktu mendatang! Wah, ditunggu ya kak di training selanjutnya!
Segera setelah itu, kami pun mulai main games. Games pertama yang dilakukan adalah games “membuat cerita dengan 1 kata demi kata” yang ternyata ampuh untuk mencairkan suasana, sekaligus menyemangati Widiana untuk bercerita. Yap, Widiana bercerita mengenai hobinya yang adalah berenang dan menggambar. Lalu, ia menggambar dan menceritakan tentang isi gambarnya. Lalu, kamipun melanjutkan untuk senam wajah yang sangat seru hehe.
Setelah itu, Ka Yola membagikan mengenai 5 poin untuk menjadi storyteller yang baik, which are berani, suara keras, intonasi, gaya tubuh, serta ekspresi. Kemudian, Ka Yola dan Ka Xiao mengevaluasi teknik cerita Widiana, dan Widiana sudah memiliki intonasi dalam bercerita serta ekspresi meskipun terlihat masih sedikit malu-malu. Dengan tidak menyerah, Widiana diberikan kesempatan lagi untuk membaca buku, mempersiapkan untuk bercerita, dan menerapkan 5 poin sebagai storyteller yang baik lagi. Daaan, Widiana melakukannya dalam 3 kali bercerita lho, tanpa kenal lelah atau putus asa. Ekspresi, gaya tubuh, dan intonasi sudah mulai kelihatan dalam gaya bercerita Widiana, tetapi perlu ditingkatkan untuk suara keras serta berani.
Menjelang akhir, Widiana mengambil 1 buku gambar dan cerita yang ada Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ternyataaa, Widiana mengajarkan beberapa kata kepada Ka Xiao. Widiana, yang bercita-cita menjadi pramugari, sudah mulai berlatih nih nampaknya untuk menjadi pramugari yang baik. Keren!
Lalu karena waktu sudah habis, kami pun masing-masing berpisah. Wah, jadi tidak sabar nih untuk training selanjutnya! Tentunya sambil bertemu lagi dengan adik-adik lainnya :D
Sampai berjumpa di training selanjutnya!

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>